Warga Keluhkan Komix dan Setrum Ikan, Polsek Pino Bergerak Cepat

Bengkulu Selatan, mediabengkulu.id – Polsek Pino Polres Bengkulu Selatan langsung menindaklanjuti keluhan warga dalam kegiatan Minggu Kasih di Desa Ganjuh, Kecamatan Pino, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin Kapolsek Pino, IPTU Yosep Hendratno R, bersama jajaran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Program ini menjadi ruang dialog langsung antara polisi dan masyarakat.

Warga menyampaikan sejumlah persoalan di lapangan.

Herman, warga Desa Ganjuh, mengeluhkan kebun sawit di sekitar Ram Sawit yang kerap jadi tempat berkumpul anak muda pada malam hari.

Ia menemukan banyak bungkus obat batuk jenis Komix berserakan di lokasi tersebut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya penyalahgunaan obat.

“Kami khawatir lokasi itu disalahgunakan anak-anak muda. Banyak bekas bungkus Komix ditemukan di sana,” ujar Herman.

Keluhan lain datang dari Hendri. Ia menyoroti praktik penangkapan ikan menggunakan setrum listrik di Sungai Aik Manna, Desa Lubuk Tapi.

Menurutnya, cara tersebut merusak ekosistem sungai. Ikan kecil dan besar ikut mati tanpa seleksi.

“Kalau dibiarkan, sungai bisa rusak dan hasil ikan makin berkurang,” kata Hendri.

Menanggapi laporan warga, Kapolsek Pino langsung bergerak.

Ia memerintahkan peningkatan patroli, terutama pada malam akhir pekan dan hari libur.

“Kami akan perketat patroli di titik rawan, khususnya malam hari,” tegas IPTU Yosep.

Untuk kasus setrum ikan, Polsek Pino berkoordinasi dengan Unit Tipidter Polres Bengkulu Selatan untuk langkah penindakan sesuai hukum.

Kapolsek menegaskan Minggu Kasih menjadi jembatan penting antara polisi dan masyarakat.

“Kami hadir untuk mendengar langsung. Setiap laporan warga akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Kegiatan ini memperkuat sinergi polisi dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan serta kelestarian alam. (**)