Bengkulu, mediabengkulu.id – Peta politik di Bengkulu mulai bergerak. Partai Amanat Nasional (PAN) mengumpulkan kekuatan besar dengan memasukkan delapan kepala daerah ke dalam struktur kepengurusan partai.
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, didampingi Sekjen Eko Hendro Purnomo, di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (1/5/2026).
Langkah ini dinilai sebagai strategi serius untuk memperkuat mesin politik sejak dini.
Di tingkat wilayah, Helmi Hasan, kembali memimpin sebagai Ketua DPW PAN Bengkulu. Ia didampingi Teuku Zulkarnain sebagai sekretaris, dan Teddy Rahman sebagai bendahara.
Yang menarik, struktur PAN kali ini diisi banyak kepala daerah aktif. Di tingkat kabupaten/kota, sejumlah nama langsung memegang kendali partai.
Di antaranya Dedy Wahyudi di Kota Bengkulu, Azhari di Lebong, Hendri Praja di Rejang Lebong, hingga Abdul Hafis dan Rahmadi.
Nama lain seperti Rifai Tajudin dan Ronny Pebriyanto L. Tobing juga masuk dalam struktur strategis.
Zulkifli Hasan melihat komposisi ini sebagai kekuatan baru PAN. Ia menilai dominasi figur muda dan kepala daerah akan mempercepat konsolidasi partai.
“Saya lihat pengurusnya masih muda dan penuh semangat. Ini modal besar untuk bergerak cepat,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Zulhas langsung memasang target tinggi. Ia ingin PAN masuk tiga besar pada Pemilu 2029.
“Kalau partai lain bisa, kita juga harus bisa. Target kita jelas, masuk tiga besar,” tegasnya.
Selain pelantikan, PAN Bengkulu juga menggelar Rapat Kerja Wilayah. Salah satu fokus utama adalah pembentukan relawan hingga tingkat TPS.
Teuku Zulkarnain menegaskan seluruh struktur partai wajib bergerak hingga ke akar rumput.
“Semua elemen partai harus membentuk relawan pengawal TPS. Ini kunci kemenangan,” tegasnya.
PAN Bengkulu bahkan memasang target konkret: merebut dua kursi DPR RI pada Pemilu 2029.
Dengan kekuatan kepala daerah yang kini berada dalam satu barisan, PAN Bengkulu tampak tidak sekadar bersiap-tetapi mulai menekan gas politik lebih awal. (hln)






