Bengkulu, mediabengkulu.co – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, melaksanakan peletakkan batu pertama pembangunan program bedah rumah.
Kali ini rumah milik pasangan Jhon Apriadi dan Ella, warga Kelurahan Beringin Raya, Muara Bangkahulu, mendapat program bedah rumah, Kamis (26/6/2025).
Rumah reyot mereka akhirnya dibedah dan akan segera menjadi tempat tinggal yang nyaman, berkat bantuan dari Pemerintah Kota Bengkulu.
Kondisi rumah sebelumnya sangat memprihatinkan. Dinding kayu lapuk, atap rendah, bocor di musim hujan, dan panas menyengat saat siang hari.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, didampingi perwakilan Forkopimda, Ketua DPD REI sekaligus Anggota DPRD Syamsu Ihwan, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Bengkulu.
“Terima kasih Pak Wali. Awalnya saya kaget, enggak nyangka Walikota mau datang ke rumah kami yang seperti ini,” kata Ella terharu.
“Semoga ke depan bantuan seperti ini bisa dirasakan warga lain yang juga membutuhkan,” ujarnya.
Dedy menyampaikan, bahwa rumah bukan soal megah atau kecil. Yang penting, kata dia, adalah rasa syukur dan kenyamanan hati.
“Baiti jannati, rumahku adalah surgaku. Rumah besar belum tentu bahagia. Yang penting hatinya tenang,” ucap Dedy.
Ditambahkan Dedy, Program bedah rumah ini, merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah bagi warganya.
“Kalau ada warga yang belum punya rumah layak, sampaikan ke lurah atau langsung ke saya. Tahun 2026 kita anggarkan lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Kadis Perkim, Toni Harisman, menyebutkan tahun ini Pemkot membedah 87 rumah di 26 kelurahan dan 8 kecamatan.
“Setiap rumah dibantu Rp20 juta. Rp17,5 juta untuk material, Rp2,5 juta untuk tukang,” jelas Toni.
Selain bedah rumah, warga penerima juga mendapat paket sembako dari pemerintah.
Program ini jadi bukti bahwa Pemkot Bengkulu serius ingin warganya hidup lebih baik dan bahagia. (hln)






