Lapangan Padel Pertama di Bengkulu Resmi Dibuka, D’Gendiz Hadir di Mega Mall

Lapangan padel pertama di Bengkulu di D’Gendiz Padel Court Mega Mall
D’Gendiz Padel Court and Coffee resmi membuka lapangan padel pertama di Bengkulu yang berlokasi di Lantai 2 Mega Mall Bengkulu, Minggu (1/2/2026). (foto: Helen/mediabengkulu)

Kota Bengkulu, mediabengkulu – Olahraga padel resmi hadir di Bengkulu. D’Gendiz Padel Court and Coffee membuka lapangan padel pertama di provinsi ini.

Lokasinya berada di Lantai 2 Mega Mall Bengkulu.

Grand opening D’Gendiz berlangsung pada Minggu (1/2/2026).

Peresmian ini menandai babak baru perkembangan olahraga modern di Bengkulu.

Sejumlah tokoh menghadiri acara tersebut. Di antaranya Hakim Agung Prof. Yanto dan Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno.

Kehadiran mereka menambah semarak peresmian lapangan padel pertama di Bengkulu ini.

D’Gendiz langsung menyita perhatian masyarakat. Padel dikenal sebagai olahraga raket modern yang memadukan tenis dan squash.

Permainannya cepat, seru, dan mudah dipelajari oleh berbagai kalangan.

Fasilitas D’Gendiz dibangun dengan standar modern. Lapangan dirancang untuk pemula, komunitas olahraga, hingga atlet.

Sebelumnya, pencinta padel di Bengkulu harus ke luar daerah untuk bermain. Kini, kebutuhan itu terjawab di pusat kota.

Mengusung konsep sport and lifestyle, D’Gendiz tidak hanya menghadirkan lapangan padel.

Pengelola juga menyediakan coffee shop yang nyaman. Area ini disiapkan sebagai ruang bersantai dan berkumpul setelah berolahraga.

Lokasi di kawasan pusat perbelanjaan membuat D’Gendiz mudah diakses masyarakat.

Tempat ini diharapkan menjadi ruang baru bagi gaya hidup aktif di Bengkulu.

Owner D’Gendiz Padel Court and Coffee, Genyas, mengatakan ide menghadirkan lapangan padel di Bengkulu sudah direncanakan sejak lama.

Hal itu didorong oleh belum adanya fasilitas padel di daerah ini.

“Dari dulu saya sudah memikirkan membuka lapangan padel di Bengkulu karena memang belum ada. Ini menjadi lapangan padel pertama di Bengkulu,” ujar Genyas.

Ia menjelaskan, D’Gendiz menawarkan harga sewa yang terjangkau.

Tarif sewa lapangan dibanderol Rp300 ribu per jam per lapangan.

Pengelola juga menyediakan paket bermain per sesi seharga Rp50 ribu per orang.

D’Gendiz beroperasi setiap hari dengan jam layanan panjang. Lapangan dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Terkait target pengguna, Genyas berharap olahraga padel dapat diterima seluruh lapisan masyarakat Bengkulu.

Mulai dari anak muda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak.

“Padel ini olahraga baru di Bengkulu. Harapannya bisa dimainkan oleh semua kalangan,” katanya.

Menurut Genyas, padel memiliki potensi besar untuk berkembang jika diperkenalkan secara luas.

Ia optimistis olahraga ini akan diminati masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan padel semakin ramai dan menjadi olahraga favorit masyarakat Bengkulu,” tutupnya.

Dengan beroperasinya D’Gendiz, Bengkulu resmi masuk dalam peta perkembangan olahraga padel nasional.

Ke depan, D’Gendiz ditargetkan menjadi pusat komunitas, pembinaan atlet, serta tuan rumah berbagai event dan turnamen padel. (hln)