Bengkulu Gerak Cepat Tangani Banjir, Evakuasi dan Logistik Dikebut

Bengkulu, mediabengkulu.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu tancap gas. Penanganan banjir dipercepat lewat penguatan evakuasi, distribusi logistik, dan informasi darurat.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, memimpin rapat koordinasi lintas instansi, Senin (6/4/2026).

Fokus utama: memastikan respons cepat dan tepat di wilayah terdampak.

Pemprov langsung menyiapkan kebutuhan darurat. Mulai dari perahu karet, dapur umum, tenaga kesehatan, hingga posko pengungsian.

“Pemprov Bengkulu siap mendukung penuh daerah terdampak. Semua kebutuhan sudah kami siapkan dan disalurkan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Khairil.

Banjir berdampak luas. Di Kabupaten Lebong, enam kecamatan dan 15 desa terdampak. Sekitar 1.200 rumah warga terendam.

Tim gabungan bergerak cepat. Evakuasi warga terus dilakukan, terutama kelompok rentan.

Bantuan perahu karet juga telah dikirim untuk mempercepat penyelamatan.

Di Kota Bengkulu, penanganan juga dikebut. BPBD, Damkar, Dinas Sosial, hingga relawan turun langsung membantu warga.

Tak hanya banjir, cuaca buruk juga memicu insiden laut. Sebuah kapal nelayan karam diterjang gelombang.

Satu korban selamat, sementara satu lainnya diduga meninggal dunia setelah sempat hilang.

Tim gabungan dari Basarnas, Polairud, hingga TNI AL terus melakukan pencarian dan pemantauan di lokasi kejadian.

Pemprov juga menyiapkan logistik penting. Beras, bahan pangan, dan layanan kesehatan disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Selain itu, pemerintah memperkuat komunikasi publik. Kanal informasi darurat disiapkan melalui media sosial hingga aplikasi pesan instan.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait,” tegas Khairil.

Langkah cepat ini diharapkan mampu menekan dampak bencana. Pemprov Bengkulu memastikan penanganan banjir berjalan terkoordinasi dan merata di seluruh wilayah terdampak. (mc)