BI Bengkulu Luncurkan Layanan Penukaran Rupiah SERAMBI 2026

Bank Indonesia Bengkulu membuka layanan penukaran uang Rupiah SERAMBI 2026 dengan 8 loket, QRIS digital to cash, dan pasar murah menjelang Idul Fitri, Selasa (10/3/2026). (foto: ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.id – Bank Indonesia Provinsi Bengkulu resmi membuka Layanan Penukaran Terpadu dalam program SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri), Selasa (10/3/2026), di Lapangan Merdeka View Tower, Kota Bengkulu.

Program ini bersinergi dengan pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan menjelang Idul Fitri.

Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P.L. Tobing, Kepala OJK Bengkulu, pimpinan perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami menyelenggarakan SERAMBI untuk memastikan uang Rupiah cukup, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat.

Program ini melibatkan 17 bank di Kota Bengkulu dengan 8 loket penukaran per hari.

Layanan ini tidak hanya cash to cash, tetapi juga digital to cash melalui QRIS, mempermudah masyarakat melakukan transaksi.

Sejak 18 Februari 2026, Bank Indonesia Bengkulu telah melaksanakan 10 kegiatan kas keliling di tujuh titik, termasuk di Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, dan Lebong.

Selain itu, penukaran uang tersedia di 30 kantor bank, melayani sekitar 6.000 masyarakat dengan total distribusi mencapai Rp22,4 miliar.

Semua layanan penukaran menggunakan aplikasi PINTAR Bank Indonesia (https://pintar.bi.go.id), agar tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Ke depan, layanan akan diperluas di Masjid Agung Kabupaten Kaur, Bandara Fatmawati Soekarno, Rest Area Taba Penanjung, serta kantor perbankan lain menjelang Idul Fitri.

Bank Indonesia juga mengajak masyarakat memperkuat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah).

Cinta Rupiah: Rawat uang dengan prinsip 5 Jangan: jangan dilipat, diremas, dicoret, distaples, atau dibasahi.

Bangga Rupiah: Gunakan Rupiah di seluruh transaksi sebagai simbol kedaulatan negara.

Paham Rupiah: Pahami fungsi uang untuk mendukung aktivitas ekonomi dan berbelanja bijak selama Ramadan dan Idul Fitri.

Wakil Wali Kota Bengkulu meninjau langsung pasar murah yang bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bulog, dan distributor.

Masyarakat dapat membeli beras, minyak, tepung, daging beku, telur, dan bawang dengan harga terjangkau.

“Belanja secara bijak agar kebutuhan pokok mencukupi seluruh masyarakat, stabilitas harga tetap terjaga, dan inflasi daerah terkendali,” pesan Ronny P.L. Tobing.

Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, perbankan, dan seluruh pihak yang terlibat.

Sinergi ini diharapkan terus mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. (rls)