Bengkulu, mediabengkulu.co – Dalam upaya memperkuat kualitas aparatur dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu menggelar Uji Kompetensi bagi pegawai.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan aparatur yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin apel pagi di halaman Kantor BPSDM, menegaskan pentingnya uji kompetensi sebagai indikator kemampuan dan kelayakan seorang pegawai dalam menjalankan tugasnya.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap pegawai benar-benar memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Ada tiga kategori penilaian, yakni: kompeten, kurang kompeten, dan tidak kompeten. Hasil ini akan menjadi dasar evaluasi kinerja ke depan,” jelas Herwan, Senin (7/7/2025).
Menurut Herwan, peningkatan kapasitas SDM tidak bisa ditawar, apalagi di era pelayanan publik yang menuntut efisiensi, akurasi, dan kecepatan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pegawai secara berkelanjutan.
Sementara itu, Plt. Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Aswandi, menyampaikan sebanyak 54 peserta mengikuti uji kompetensi ini, yang dibagi ke dalam tiga sesi.
Para peserta diuji melalui 100 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit.
“Ini bukan sekadar tes administratif, tetapi bagian dari proses pemetaan kemampuan dan potensi pegawai, agar ke depan mereka bisa ditempatkan sesuai kapasitas terbaiknya,” ujar Aswandi.
Selain meninjau pelaksanaan tes, Pj. Sekda juga menyempatkan diri meninjau fasilitas ruang kelas dan kamar asrama yang ada di lingkungan BPSDM.
Hal ini sebagai bagian dari evaluasi kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengembangan SDM.
BPSDM Bengkulu terus memperkuat perannya sebagai pusat pembelajaran dan peningkatan kapasitas aparatur di daerah.
Melalui berbagai pelatihan, sertifikasi, dan uji kompetensi, diharapkan ASN Bengkulu mampu bersaing secara profesional, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional. (mc)






