Asahan, mediabengkulu – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Pengawas Perkebunan Negara bersama masyarakat Kabupaten Asahan, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Head PTPN IV Regional II, Jalan Letjen Suprapto No. 2 Medan, Jumat (13/2/2026).
Massa menuntut pencopotan Manajer, Askep, APK, dan para Asisten Perkebunan di Unit Sei Kopas.
Mereka menilai kinerja manajemen kebun tersebut buruk dan merugikan perusahaan.
Koordinator aksi, Ilham Juanda, menegaskan aksi dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Ia menyebut kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab.
“Kami hadir untuk menjaga aset negara. Kami menduga ada pengelolaan yang tidak profesional di Kebun Sei Kopas,” ujar Ilham di lokasi aksi.
Ilham meminta direksi PTPN IV melalui PalmCo segera mengaudit anggaran perawatan dan pemeliharaan kebun. Ia juga mendesak Satuan Pengawas Internal (SPI) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memeriksa Manajer, Askep, serta Asisten dari Afdeling 1 hingga Afdeling 7.
Massa menduga pekerjaan perawatan tanaman yang seharusnya dilakukan pihak pemenang tender justru dikerjakan oleh asisten di masing-masing afdeling.
Mereka menilai praktik itu menyalahi aturan dan berpotensi menimbulkan kerugian.
Ketua DPD Demokrasi 14 GBPU Asahan, Maulana Annur, turut menyoroti penggunaan anggaran dan program CSR.
Ia meminta direksi memastikan realisasi CSR tepat sasaran dan transparan.
Selain itu, massa mendesak evaluasi sertifikat RSPO Kebun Sei Kopas. Mereka menuding adanya dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya terkait sempadan sungai 100 meter untuk sungai besar dan 50 meter untuk sungai kecil.
“Kami sudah menyampaikan tuntutan secara lisan dan tertulis. Jika tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, kami akan kembali turun aksi,” tegas Maulana.
Pantauan di lokasi, pihak direksi awalnya tidak menemui massa. Setelah beberapa waktu, perwakilan direksi, Kunto Aji, menerima perwakilan pengunjuk rasa.
Ia berjanji menindaklanjuti aspirasi dan melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran di Kebun Sei Kopas.
Manajemen juga menyatakan siap mengundang perwakilan mahasiswa dan masyarakat untuk bertemu langsung dengan Head Regional guna membahas tuntutan secara terbuka. (red)
Demo Mahasiswa di Kantor PTPN IV Regional II Medan, Desak Pencopotan Manajemen Kebun Sei Kopas






