Garuda Terancam Hengkang dari Bengkulu, Helmi Hasan Gerak Cepat

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengunjungi kantor pusat Garuda Indonesia membahas kelanjutan rute penerbangan Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bertemu manajemen Garuda Indonesia di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, Rabu (4/3/2026). (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.id – Rencana penghentian rute penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Bengkulu memicu respons cepat.

Gubernur bengkulu, Helmi Hasan, langsung mendatangi kantor pusat maskapai di Garuda Sentra Operasi (GSO), Tangerang, Rabu (4/3/2026).

Helmi, ingin memastikan layanan penerbangan nasional itu tetap mengudara di Bumi Merah Putih.

“Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimda, bupati, wali kota, dan pelaku usaha. Kami ingin Garuda tetap hadir di Bengkulu,” tegas Helmi usai pertemuan.

Faktor Bisnis, Penumpang Minim

Manajemen Garuda mengakui rute Bengkulu menghadapi tantangan serius. Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris, menyebut tingkat keterisian kursi masih rendah.

“Salah satu alasannya load factor rute Bengkulu belum memenuhi target. Jika berlanjut, ini bisa menimbulkan kerugian,” jelasnya.

Maskapai pelat merah itu, tetap membuka ruang sinergi dengan pemerintah daerah. Garuda menyambut baik dukungan Pemprov Bengkulu demi keberlanjutan layanan.

Penerbangan Terakhir Maret 2026?

Kabar yang beredar menyebut penerbangan terakhir Garuda dari dan ke Bandara Fatmawati Soekarno dijadwalkan akhir Maret 2026.

Ada informasi yang menyebut 23 Maret, sementara sumber lain menyebut 28 Maret sebagai jadwal akhir operasional sementara.

Jika rute ini berhenti, konektivitas Bengkulu berpotensi terganggu. Dampaknya bisa merembet ke sektor investasi, pariwisata, dan mobilitas pejabat maupun pelaku usaha.

Helmi menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia ingin ada solusi konkret, agar maskapai nasional itu tetap melayani masyarakat Bengkulu.

“Konektivitas udara sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Langkah lobi dan konsolidasi kini menjadi kunci. Bengkulu berharap Garuda tetap terbang, bukan sekadar singgah lalu pergi.

Sumber: Humas pemprov Bengkulu // Editor: Helen