Helmi Hasan Ajak Perusahaan Salurkan Zakat Lewat BAZNAS

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat audiensi dengan Ketua BAZNAS RI di Jakarta
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan audiensi dengan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad di Kantor Pusat BAZNAS RI. (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengajak perusahaan di daerah menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

Ajakan ini disampaikan saat audiensi dengan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, di Kantor Pusat BAZNAS RI, Jumat (30/1/2026).

Helmi menegaskan, zakat perusahaan, khususnya zakat hasil bumi dan usaha, seharusnya disalurkan melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara.

Menurutnya, pengelolaan zakat melalui BAZNAS lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran. Dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengajak perusahaan di daerah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Zakat punya aturan dan hukumnya jelas. Selama ini sudah banyak yang berbagi, namun belum semuanya melalui BAZNAS,” ujar Helmi.

Helmi Hasan diketahui pernah menerima BAZNAS Award 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Selain zakat perusahaan, Helmi juga memaparkan program orang tua asuh yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Program ini mewajibkan pejabat daerah menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Hampir 5.000 anak kini memiliki orang tua asuh. Mereka diasuh langsung oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Forkopimda, hingga pejabat OPD,” jelas Helmi.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah terhadap generasi penerus.

Helmi juga mendorong para pejabat Pemprov Bengkulu memberi teladan dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS.

“Kami ingin pejabat menjadi contoh langsung bagi masyarakat, salah satunya dengan berzakat melalui BAZNAS,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof Noor Achmad, mengapresiasi komitmen Gubernur Bengkulu dalam memperkuat Gerakan Zakat Nasional.

Ia menilai dukungan kepala daerah sangat strategis dalam mengoptimalkan zakat dari ASN, pejabat, dan dunia usaha.

“Sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS akan berdampak besar pada kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan,” pungkas Noor Achmad. (mc)