Menang Adu Penalti atas Junior FC, Polres Mukomuko FC Melaju ke Semifinal Pondok Lunang Cup XXVI

Menang Adu Penalti atas Junior FC, Polres Mukomuko FC Melaju ke Semifinal Pondok Lunang Cup XXVI. (foto: ist)

Mukomuko, mediabengkulu.co – Pada babak 8 besar open turnamen sepak bola Pondok Lunang Cup XXVI, Polres Mukomuko FC berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Junior FC dari Desa Lubuk Mukti lewat adu penalty.

Pertandingan yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, pada Rabu (28/5/2025).

Pertandingan yang berlangsung ketat ini, berakhir imbang 0-0 di waktu normal, sebelum Polres Mukomuko FC unggul 4-3 dalam drama adu penalti.

Tim kebanggaan Polres Mukomuko tersebut, tampil dengan determinasi tinggi sejak awal pertandingan. Menggempur pertahanan Junior FC melalui serangan cepat di sisi kanan dan kiri, membuat barisan belakang lawan kewalahan.

Pelatih Polres Mukomuko FC, Ryan Anelka, didampingi Manajer Tim, Novaldy Dewanda Baskara, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan tim melaju ke semifinal.

Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Pak Kapolres dan kerja keras seluruh tim, kami berhasil lolos ke semifinal. Kami berharap Polres Mukomuko FC bisa melaju hingga final dan menjadi juara Pondok Lunang Cup XXVI Tahun 2025,” ujar Ryan.

Ryan menambahkan, meskipun waktu latihan terbatas, persiapan maksimal terus dilakukan baik dari segi strategi permainan maupun kondisi fisik pemain. Mengingat lawan di semifinal juga telah melakukan persiapan matang.

“Kami optimis dan tetap semangat untuk menjadi juara. Babak semifinal tentu menghadapi tim yang juga sudah siap dengan baik,” tambah Ryan dengan penuh keyakinan.

Selain sebagai wadah bagi anggota Polres Mukomuko yang memiliki hobi sepak bola. Keberadaan tim ini, juga menjadi bukti nyata upaya Polres Mukomuko mempererat hubungan dengan masyarakat, serta memperkuat sinergi demi terciptanya suasana yang aman dan damai.

“Pertandingan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga cara kami membangun kepercayaan dan sinergi dengan masyarakat. Kedekatan seperti ini sangat penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan,” pungkas Ryan. (wisma)