Operasi Ketupat Nala 2026, Polda Bengkulu Siapkan 2.141 Personel

Bengkulu, mediabengkulu.id – Polda Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Nala 2026 untuk pengamanan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (9/3/2026).

Kegiatan berlangsung di Aula Ruppatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu.

Rakor dipimpin Kapolda Bengkulu dan dihadiri unsur Forkopimda serta berbagai instansi terkait, di antaranya Sekda Provinsi Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Danlanal Bengkulu, Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu, Kabinda Bengkulu, BNNP Bengkulu, Bulog, PLN, Pelindo, pimpinan OPD, hingga para Kapolres jajaran Polda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu mengatakan rakor ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang pengamanan Idul Fitri.

“Melalui rakor ini kita menyamakan persepsi dan memastikan seluruh unsur siap mengamankan Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Kapolda.

Operasi Ketupat Nala 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polda Bengkulu menyiapkan 2.141 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait.

Personel tersebut akan ditempatkan di 36 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis.

Kapolda Bengkulu menjelaskan pihaknya juga telah memetakan sejumlah potensi kerawanan selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Terdapat 59 titik rawan kemacetan, 58 titik rawan bencana alam, 45 titik rawan kecelakaan lalu lintas, dan 59 titik rawan kriminalitas yang menjadi fokus pengamanan,” katanya.

Selain itu, petugas juga akan mengamankan 3.180 titik kegiatan masyarakat seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, dan tempat wisata, serta 68 objek vital seperti terminal, bandara, pelabuhan, pasar, dan pusat perbelanjaan.

Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, Polda Bengkulu menyiapkan sejumlah langkah strategis seperti rekayasa lalu lintas, patroli gabungan, hingga optimalisasi layanan darurat Polri 110 yang aktif 24 jam.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya koordinasi menghadapi potensi kerawanan lain seperti aktivitas geng motor, isu panic buying BBM, serta cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.

“Kami mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” ujarnya.

Melalui Operasi Ketupat Nala 2026, Polda Bengkulu menegaskan komitmennya memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat selama momentum Lebaran. (**)