Bogor, mediabengkulu – Pemerintah menambah pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah titik strategis nasional.
Langkah ini memperkuat pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan wilayah tertinggal.
Kebijakan tersebut menegaskan komitmen negara menghadirkan pendidikan inklusif dan berkualitas.
Pemerintah ingin memastikan seluruh anak Indonesia mendapat layanan pendidikan yang layak.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan nasional tidak hanya mengejar status negara berpendapatan tinggi.
Pemerintah menargetkan peningkatan nyata kualitas hidup rakyat.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor.
“Kriteria kita adalah maju dan modern, di mana seluruh rakyat mengalami kualitas hidup yang baik,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan Sekolah Rakyat menjadi inovasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Program ini menyasar anak-anak dari keluarga paling tidak mampu melalui sistem sekolah berasrama.
Pemerintah menyediakan pendidikan terbaik agar anak-anak keluar dari lingkar kemiskinan.
Orang tua siswa juga diberdayakan melalui program prioritas nasional.
“Tidak boleh ada anak di jalanan yang tidak sekolah,” tegas Prabowo.
Saat ini, Sekolah Rakyat rintisan beroperasi di 166 lokasi pada 131 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Lokasinya tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali–Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
Pemerintah menargetkan 500 Sekolah Rakyat beroperasi secara nasional pada 2029.
Program ini diproyeksikan menampung hingga 500.000 anak dari keluarga paling rentan.
Presiden menekankan keberhasilan program bergantung pada sinergi pemerintah pusat dan daerah.
Dukungan meliputi penyediaan lahan, layanan dasar, dan penguatan ekosistem sosial.
Pemerintah memastikan evaluasi dan pengembangan Sekolah Rakyat terus berjalan.
Pemerataan pendidikan diharapkan menekan kesenjangan sosial dan memperkuat upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. (**)
Pemerintah Tambah Sekolah Rakyat di Berbagai Daerah






