Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pemkab Rejang Lebong dan PT GIF menandatangani MoU melalui skema KPBU untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, Rabu (25/6/2025).
Langkah strategis ini diambil untuk mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Bupati Rejang Lebong, Muhamad Fikri, menyatakan kehadiran PT GIF sangat dinantikan untuk membangun infrastruktur vital tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
“Kami sudah lama menantikan kehadiran PT GIF. Skema KPBU ini memungkinkan kami membangun infrastruktur vital tanpa membebani APBD,” ujar Fikri.
Proyek prioritas yang diusung meliputi pembangunan rumah sakit representatif dan pengembangan infrastruktur kawasan wisata, yang bertujuan meningkatkan layanan publik dan memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

PT GIF, diwakili oleh Manager Direktur Regional I, Gusnan Mulyadi, menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai sektor, termasuk pembangunan rumah sakit dan pengelolaan destinasi wisata.
Kerja sama ini tidak hanya membantu dalam pendanaan, tetapi juga melibatkan aspek manajemen, pemasaran, dan pengembangan bisnis untuk memastikan investasi berkelanjutan dan menguntungkan.
Dengan skema KPBU, beban investasi pemerintah dapat berkurang bahkan menjadi nihil, karena dibiayai dari keuntungan investasi itu sendiri.
“Beban investasi pemerintah dapat berkurang signifikan bahkan nihil, karena proyek infrastruktur dibiayai dari keuntungan investasi itu sendiri,” pungkasnya.

Langkah ini dinilai sebagai solusi kreatif dan efisien dalam mendorong percepatan pembangunan daerah tanpa membebani anggaran pemerintah.
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri, CEO PT GIF Raditya, Ketua Kadin Provinsi Bengkulu, Asisten I Setdakab Rejang Lebong Pranoto Majid, serta sejumlah kepala OPD dan perwakilan instansi terkait. (Yurnal)






