Pemkab Rejang Lebong Luncurkan Program Cetak Sawah Rakyat dan Kukuhkan Brigade Pangan

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong secara resmi meluncurkan Program Cetak Sawah Rakyat dan melakukan pengukuhan Brigade Pangan di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kotapadang, pada Jumat (8/8/2025). (foto: ist)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong secara resmi meluncurkan Program Cetak Sawah Rakyat dan melakukan pengukuhan Brigade Pangan di Desa Tanjung Gelang, Kecamatan Kotapadang, pada Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan di Provinsi Bengkulu.

Program CSR melibatkan partisipasi aktif Gabungan Kelompok Tani Desa Tanjung Gelang, yang telah mencetak lahan sawah seluas 604 hektare.

Sementara itu, total realisasi cetak sawah di seluruh Kabupaten Rejang Lebong tahun 2025 telah mencapai 1.074 hektare.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas areal tanam, dan memperkuat kemandirian pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Bupati Rejang Lebong, Fikri, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI atas pelaksanaan program ini, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Semoga ke depan Rejang Lebong dapat mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan, mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, bahkan menjadi penopang ketahanan pangan Provinsi Bengkulu,” ungkap Bupati Fikri.

Peluncuran program ini juga ditandai dengan pengukuhan Brigade Pangan, sebagai garda terdepan dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat desa dan kecamatan.

Kehadiran para pejabat daerah, perwakilan kelompok tani, serta unsur terkait lainnya, mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung sektor pertanian.

Program CSR dan pembentukan Brigade Pangan merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi untuk menjawab tantangan krisis pangan global sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, diharapkan program ini memberi dampak positif bagi pertanian dan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, serta memperkuat posisi Bengkulu sebagai lumbung pangan masa depan. (Yurnal)