Timika, mediabengkulu.id – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memperkuat sinergi dengan wartawan Papua lewat silaturahmi hangat di Coffeeshop Kabupaten Mimika, Sabtu (25/4/2026) sore.
Pertemuan ini jadi ruang terbuka untuk menyatukan langkah dan memastikan arus informasi tetap akurat, berimbang, dan aman.
Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, hadir langsung bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media.
Diskusi mengalir santai namun fokus, membahas tantangan peliputan hingga keamanan di lapangan.
“Kami ingin forum seperti ini rutin digelar. Komunikasi terbuka akan memperkuat kemitraan Satgas dan media,” kata Andria.
Wartawan pun menyampaikan masukan. Mereka menyoroti teknis peliputan saat kontak tembak, termasuk pentingnya koordinasi agar pengambilan gambar tetap profesional tanpa mengorbankan keselamatan.
Menanggapi itu, Andria menegaskan pihaknya juga berhati-hati dalam menyusun narasi berita.
“Kami mempertimbangkan aspek perlindungan. Identitas tertentu tidak selalu dicantumkan demi keamanan narasumber,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menilai media punya peran vital dalam menjaga stabilitas Papua.
Informasi yang tepat, kata dia, mampu meredam situasi.
“Media adalah mitra strategis. Informasi yang akurat dan menyejukkan sangat penting untuk menjaga kamtibmas,” tegas Faizal.
Hal senada disampaikan Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Ia menekankan kolaborasi kuat akan berdampak langsung pada kepercayaan publik.
“Sinergi yang baik akan menjaga situasi tetap aman dan damai,” katanya.
Pertemuan ini diharapkan mempererat hubungan Satgas dan insan pers di Timika.
Kolaborasi keduanya dinilai kunci untuk menciptakan Papua yang kondusif. (**)
Satgas Cartenz Rangkul Wartawan di Timika






