Walikota Bengkulu Pastikan Iklim Investasi Bersih dan Aman

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat membuka acara Welcome Dinner Rapat Kerja Daerah DPD Real Estate Indonesia Bengkulu, di Balai Kota Merah Putih, Rabu (23/4/2025). (foto:dok/ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menciptakan iklim investasi yang bersih, aman, dan terbuka bagi para investor, terutama di sektor properti dan perumahan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Saat membuka acara Welcome Dinner Rapat Kerja Daerah DPD Real Estate Indonesia Bengkulu, di Balai Kota Merah Putih, Rabu (23/4/2025).

Dalam sambutannya, Dedy menekankan bahwa Kota Bengkulu sangat terbuka bagi investor, khususnya di bidang properti.

Pemerintah kota menjamin proses perizinan yang mudah, cepat, dan tanpa pungutan liar.

“Kami pastikan tidak ada pungli, tidak ada intervensi ilegal. Investor harus merasa nyaman dan aman untuk menanamkan modalnya di Bengkulu,” ujar Dedy.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan perumahan sebagai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi.

Dengan meningkatnya populasi dan daya beli masyarakat, kebutuhan akan tempat tinggal pun semakin mendesak.

Sementara itu, Ketua DPD REI Bengkulu, Syamsu Ihwan, menyambut baik sikap proaktif Pemkot Bengkulu.

Ia menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan, khususnya dalam menyelesaikan berbagai kendala teknis di lapangan.

“Kami sangat berterima kasih. Selama ini ada kendala birokrasi yang cukup menghambat, dan kami berharap dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, semuanya bisa disederhanakan ke depan,” kata Syamsu.

Syamsu juga menegaskan bahwa REI akan terus bersinergi dengan pemerintah. Dari tingkat daerah hingga pusat, dalam mewujudkan pembangunan perumahan yang berkelanjutan dan ramah investasi.

Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi aktif bersama para pengembang. Diharapkan sektor properti di Kota Bengkulu semakin tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Mitra Humas