Warga Terpaksa Mengungsi Pasca Longsor di Desa Lubuk Gedang Mukomuko

Longsor Sungai Manjuto. (foto: Ist)

Mukomuko, mediabengkulu.co – Warga yang terdampak longsor Sungai Manjuto Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko, Selasa 7 Januari 2025 lalu.

Mengambil keputusan untuk meninggalkan rumahnya sementara waktu, karena takut ada longsor susulan, mengingat sekarang cuaca ekstrim musim hujan.

Kepala Desa Lubuk Gedang, Yuna Suwardi, mengatakan tiga kepala keluarga yang terdampak longsor saat ini mengungsi di Mes Balai Wilayah Sungai, yang berhadapan dengan lokasi longsor.

“Untuk sementara hanya warganya yang berjualan di siang hari, kalau malamnya mereka tutup, dan kembali ke tempat pengungsian,” ungkap Yuna Suwardi, Senin (13/1).

Pihak Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Sosial dan BPBD sudah terjun langsung ke lokasi titik longsor untuk melihat kondisi longsor tersebut.

“Dari Dinas Sosial Mukomuko sudah memberikan bantuan berupa sembako, seperti beras, selimut dan tikar,” ucap Yuna Suwardi.

Yuna Suwardi berharap kepada pihak DPRD Provinsi Bengkulu dan Balai Wilayah Sungai Sumatera Vll supaya segera melakukan tindakan penanganan bencana yang terjadi ini.

Sebab, kalau tidak cepat diatasi maka dipastikan semua bangunan yang berapa di bibir sungai akan terjun bebas jatuh ke dasar sungai, dan jalan lintas Padang Bengkulu juga akan ikut terdampak.

“Sebelum kejadian ini terjadi pemerintah harus cepat dan tanggap untuk mengatasi penanganan longsor ini,” harap Yuna Suwardi.

Saat ini sudah sebanyak tiga unit rumah milik warga bagian dapurnya amblas dan hanyut terbawa arus Sungai Manjuto, longsor itu juga mengancam tujuh rumah lainya.

Laporan: Wisma // Editor: Sony