Puncak Jaya, mediabengkulu.id – Personel Operasi Damai Cartenz melumpuhkan satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial O.E. alias M.E. di Kampung Wuyukwi, Senin (20/4/2026) sore.
O.E. merupakan buronan (DPO) kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI Sertu Anumerta Ismunandar pada Maret 2024.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, menjelaskan penindakan dilakukan setelah tim memastikan keberadaan target.
“Petugas sudah melakukan pemantauan. Saat akan diamankan, pelaku melawan dan mencoba kabur, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Dalam proses penangkapan, pelaku terkena tembakan di bagian ketiak kanan hingga menembus tubuh.
Aparat langsung mengevakuasi ke RSUD Mulia, namun nyawanya tidak tertolong.
“Pelaku sempat mendapat perawatan medis, tetapi dinyatakan meninggal dunia,” kata Yusuf.
Ia menegaskan, tindakan tersebut bagian dari penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang selama ini meresahkan masyarakat Puncak Jaya.
Diketahui, O.E. sebelumnya pernah diamankan pada November 2024, namun berhasil melarikan diri saat aparat fokus menangani konflik di wilayah tersebut.
“Kami evaluasi pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen aparat menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata.
“Ini bukti keseriusan kami menjaga keamanan. Setiap pelaku akan diproses sesuai hukum,” tegasnya.
Sementara Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum pasti.
“Dukung aparat dengan informasi yang akurat. Peran masyarakat sangat penting menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Saat ini, aparat masih mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan lain yang diduga terlibat.
Patroli dan penegakan hukum juga terus diperkuat guna memastikan keamanan Puncak Jaya tetap terjaga. (**)
KKB Puncak Jaya Dilumpuhkan, DPO Kasus Penembakan Tewas






