8 Jemaah Digagalkan, Skema Haji Ilegal Terbongkar

Petugas Bareskrim Polri melakukan penyelidikan kasus dugaan haji ilegal dengan modus visa tenaga kerja di Jakarta
Bareskrim Polri melalui Satgas Penanganan Haji dan Umrah Illegal menyelidiki dugaan praktik haji ilegal bermodus visa tenaga kerja yang telah beroperasi sejak 2024. (foto: ist)

Jakarta, mediabengkulu.id – Praktik pemberangkatan haji ilegal kembali terbongkar. Kali ini, Bareskrim Polri melalui Satgas Penanganan Haji dan Umrah Illegal bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Modus yang digunakan cukup rapi. Para pelaku diduga menyalahgunakan visa tenaga kerja untuk memberangkatkan calon jemaah haji secara ilegal.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, mengungkapkan hasil pemeriksaan awal bersama Imigrasi Soekarno-Hatta.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan pada 18 April. Dari hasil itu, ada 8 orang yang diduga terlibat haji ilegal,” ujarnya di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Penyelidikan sementara menemukan fakta mencengangkan. Jaringan ini diduga sudah memberangkatkan calon jemaah hingga 127 kali sejak 2024.

Mereka menawarkan jalan pintas. Calon jemaah dijanjikan bisa berangkat haji tanpa antre panjang.

“Biasanya mereka dijanjikan berangkat di tahun yang sama. Padahal secara aturan, antrean haji bisa bertahun-tahun,” jelas Irhamni.

Namun di balik itu, dokumen yang digunakan bukan visa haji, melainkan visa tenaga kerja.

Polisi kini menelusuri lebih jauh. Termasuk perusahaan atau agen yang diduga ikut berperan dalam skema ini.

“Kami akan kejar semua pihak yang terlibat, termasuk penyedia visa dan pihak administrasi,” tegasnya.

Irhamni juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya iming-iming berangkat haji cepat.

“Jangan tergiur tawaran instan. Semua harus melalui jalur resmi,” katanya.

Delapan orang yang diamankan diketahui masih berada di Indonesia. Keberangkatan mereka sudah digagalkan lebih dulu oleh pihak imigrasi.

Sementara itu, kasus lain terkait tiga orang yang disebut berada di Arab Saudi masih dalam pendalaman.

Penyelidikan terus berlanjut. Aparat memastikan seluruh jaringan akan dibongkar sampai ke akar. (**)