Rejang Lebong, mediabengkulu.id – Malam mencekam pecah di Gang Berdiri Kari, Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Jumat (1/4/2026).
Teriakan “Api!” membelah suasana. Dalam waktu singkat, enam rumah warga hangus terbakar.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Warga panik saat api tiba-tiba membesar dari sebuah rumah kosong milik almarhum IR alias Bahani. Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Saksi mata, Yuyun (55), Ketua RT setempat, mengaku kaget mendengar teriakan warga.
“Saya lagi makan di rumah. Tiba-tiba warga teriak ‘api, kebakaran’. Saya langsung keluar, api sudah besar,” ujarnya.
Api cepat menjalar. Angin kencang membuat kobaran menyambar rumah di sekitarnya. Lima rumah lain ikut terbakar hingga rata dengan tanah.
Korban terdampak yakni Doris (30), Ujang Badar (65), Tondi (50), Atik Denan (50), dan Robinson (50). Seluruh bangunan tak tersisa.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut api berasal dari rumah kosong tersebut.
“Rumah itu memang sudah lama kosong. Api cepat sekali membesar, langsung merembet ke rumah samping dan belakang,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil damkar. Warga turut membantu memadamkan api.
Setelah berjibaku lebih dari satu jam, api akhirnya padam sekitar pukul 20.53 WIB.
Kapolsek Selupu Rejang IPTU Azmi Aryanto melalui Humas Polres Rejang Lebong AKP M. Hasan Basri membenarkan kejadian itu.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari rumah kosong. Total enam rumah terbakar, kerugian sekitar Rp600 juta,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, enam keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Malam itu, api tak hanya melalap bangunan, tapi juga menyisakan duka bagi warga Talang Benih. (Yurnal)
Teriakan “Api!” Gegerkan Talang Benih, 6 Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta






