Binrohtal Rutin: Polisi Diajak Menjaga Qalbu

Personel Polda Bengkulu mengikuti kegiatan Binrohtal di Masjid Al-Amin dengan suasana khusyuk
Kapolda Bengkulu bersama personel mengikuti pembinaan rohani dengan pembacaan Yasin dan tausiyah tentang pentingnya menjaga hati. (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.id – Pagi itu terasa berbeda. Suasana hening menyelimuti Masjid Al-Amin Polda Bengkulu.

Kamis, 23 April 2026, sejak pukul 07.00 WIB, seluruh jajaran berkumpul. Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, hadir bersama pejabat utama dan personel.

Mereka tak sedang apel. Mereka menata hati.

Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) dimulai dengan pembacaan Surah Yasin.

Lantunan ayat suci menggema. Suasana menjadi khusyuk. Setiap orang larut dalam doa dan refleksi.

Setelah itu, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Ipda Iran Tanoki. Ia mengajak seluruh peserta kembali memahami satu hal penting: hati.

“Qalbu adalah pusat segalanya. Jika hati baik, maka perilaku ikut baik. Jika hati rusak, semuanya ikut rusak,” ujarnya.

Ia menegaskan, hati mudah berubah. Karena itu, setiap orang harus menjaganya.

Caranya sederhana, tapi butuh konsistensi. Dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, dan menjauhi perbuatan buruk.

Menurutnya, hati yang bersih menjadi bekal utama dalam menjalani hidup. Bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Ini menjadi pengingat bahwa tugas polisi tak hanya soal hukum. Ada nilai moral dan spiritual yang harus dijaga.

Dengan hati yang kuat, setiap langkah dalam tugas diharapkan lebih jujur, ikhlas, dan bertanggung jawab. (**)