Rejang Lebong, mediabengkulu.id – Polres Rejang Lebong meningkatkan patroli di seluruh SPBU. Langkah ini menyusul kenaikan harga BBM non subsidi.
Kapolres Florentus Situngkir memberi atensi langsung. Personel Polres dan Polsek bergerak serentak di lapangan.
Kasi Humas Polres Rejang lebong, M Hasan Basri, menjelaskan patroli dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Personel melaksanakan patroli dan monitoring SPBU untuk memastikan dampak kenaikan BBM tetap terkendali,” ujarnya.
Petugas menyasar ketersediaan stok dan kelancaran distribusi. Polisi juga mengantisipasi antrean panjang, panic buying, hingga penimbunan.
“Ini bentuk kehadiran Polri agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Hasan.
Di lapangan, polisi berdialog langsung dengan pengelola SPBU dan masyarakat. Warga diimbau tidak panik dan tetap tertib saat mengisi BBM.
Hasilnya, kondisi terpantau stabil. Hingga Senin malam (20/4/2026), tidak ada antrean mencolok di SPBU.
“Sampai saat ini situasi kamtibmas aman dan kondusif,” jelas Hasan.
Patroli akan terus digelar secara berkala. Polisi memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Kapolres juga mengimbau warga aktif melapor jika menemukan indikasi pelanggaran.
“Masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 jika ada dugaan penimbunan atau gangguan lainnya,” pungkasnya. (yurnal)
Antisipasi Panic Buying, Polisi Siaga di Seluruh SPBU






