Papua Pegunungan, mediabengkulu.id – Malam di Distrik Oksibil berjalan seperti biasa. Tapi aparat bergerak cepat di balik sunyi itu.
Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Pegunungan Bintang melakukan operasi senyap, Minggu malam (19/4/2026) pukul 20.45 WIT.
Hasilnya, dua orang yang diduga bagian dari kelompok bersenjata berhasil diamankan. Keduanya adalah E.K. (22) dan R.S. (23).
Penangkapan terjadi di Jalan Kabiding, Distrik Oksibil. Keduanya tidak melakukan perlawanan.
Kepala Humas Operasi Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa operasi dilakukan secara terukur.
“Pada malam itu, tim gabungan bergerak dan berhasil mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan berarti,” ujarnya.
Dari hasil pendalaman, E.K. bukan orang baru dalam daftar buruan. Ia sudah masuk Daftar Pencarian Orang sejak 2022.
Ia diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Oksebang.
Tidak hanya itu, E.K. juga disebut terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan lain. Mulai dari penembakan hingga pembakaran fasilitas umum di beberapa wilayah pada awal 2023.
Ia juga diduga ikut dalam penyerangan pos aparat di Kampung Mimin pada 2025.
Sementara itu, R.S. memiliki catatan hukum berbeda. Ia pernah dipenjara dalam kasus pencurian telepon genggam pada 2020 dan bebas setelah menjalani hukuman dua tahun.
Namun, dalam perkembangan penyidikan, ia kembali dikaitkan dengan aktivitas kelompok bersenjata yang sama.
Menurut Yusuf, kedua pelaku memiliki peran dalam jaringan tersebut.
“Satu merupakan DPO kasus pembunuhan, satu lagi diduga ikut dalam aksi penyerangan,” katanya.
Setelah penangkapan, keduanya langsung dibawa ke Polres Pegunungan Bintang untuk pemeriksaan intensif.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini bagian dari penegakan hukum yang konsisten.
“Kami bertindak profesional. Setiap pelaku kekerasan bersenjata akan kami tindak,” tegasnya.
Wakilnya, Adarma Sinaga, menambahkan pentingnya peran masyarakat.
“Informasi warga sangat membantu dalam menjaga keamanan,” ujarnya.
Aparat juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu liar. Patroli dan penegakan hukum akan terus diperkuat di wilayah Papua Pegunungan. (**)
Buronan Pembunuhan Tukang Ojek Akhirnya Ditangkap






